Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
WTP
TV-TANI
WBS
Kalender Tanam
Ejurnal
WBK
PPID
perpus_digital

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 64 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 603741
MANFAAT DAN GEJALA KEKURANGAN UNSUR HARA PADA TANAMAN KOPI PDF Cetak E-mail
Info Teknologi
Oleh Handi Supriadi   
Kamis, 26 Januari 2017 16:34

Nitrogen (N), bermanfaat pada pembentukan klorofil dan penyerapan air.  Kekuarangan unsur ini berakibat daun luruh, mengguning dan menggulung (dimulai dari daun tua) serta pucuk mengalami kematian


Posfor (P), unsur ini berperan dalam proses fotosintesis, respirasi, penyimpanan energi dan pembelahan sel. Akibat yang ditimbulkan dari kekurangan P yaitu : pertumbuhan terhambat dan daun memucat yang dimulai dari daun muda


Kalium (K),  adalah unsur hara yang berperan dalam proses fotosintesis dan sintesa protein. Gejala yang ditimbulkan akibat kekurangan unsur hara ini yaitu warna daun memudar dan terjadi nekrosis (bercak coklat) pada ujung daun


Kalsium (Ca), keberadaan unsur ini dapat merangsang pertumbuhan akar dan daun serta mempengaruhi penyerapan unsur hara lainnya.  Kekurangan Ca berakibat daun menguning, yang dimulai dari bagian tengah sampai ke tepi daun


Magnesium (Mg), merupakan elemen pusat klorofil yang sangat berperan dalam proses fotosintesis.  Gejala yang ditimbulkan akibat dari kekurangan unsur hara ini adalah terjadinya perubahan warna daun dari hijau menjadi cokat/perunggu, dimulai dari bagian tengah sampai bagian tepi daun.


Besi (Fe), berperan aktif sebagai katalis dalam pembentukan klorofil.  Berkurangnya unsur Fe menyebabkan terjadinya perubahan warna daun menjadi kuning keputihan dengan urat daun berwarna hijau, dimulai dari daun muda


Seng (Zn), adalah unsur hara yang dibutuhkan dalam pembentukan klorofil dan produksi gula.  Kekurangan unsur ini menyebabkan daun muda mengalami perubahan bentuk (mengecil) dan warnanya menguning


Boron (B), dibutuhkan dalam pengangukatan gula dan pembentukan protein serta dapat merangsang pertumbuhan polen. Defisiensi unsur ini mengakibatkan pertumbuhan daun muda terhambat, warna daun berubah menjadi hijau terang dan pembungaan berkurang (Gambar 8).




 

Artikel terkait