Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Highlights

satu-layanan
WTP
TV-TANI
WBS
Kalender Tanam
Ejurnal
WBK
PPID
perpus_digital

Kalender Kegiatan

Social Media

Video

Download

Online

Terdapat 91 Tamu online

Polling

Apakah Situs Web Ini Informatif ?
 

Statistik

Jumlah Kunjungan Konten : 603756
Pestisida Nabati
PDF Cetak E-mail

BIOTRIS

BIOTRIS merupakan formula pestisida nabati berbahan aktif utama α - oleostearic acid yang efektif untuk mengendalikan hama penggerek batang pala dan lada serta hama penggerek buah kakao. BIOTRIS aman bagi kulit manusia karena tidak menimbulkan iritasi.  Di samping itu, tidak menimbulkan fitotoksitas terhadap tanaman.

Aplikasi Biotris tidak menyebabkan kematian langsung pada hama sasaran, namun berperan penting dalam aktivitas makan (antifeedant) sehingga perkembangan populasi hama penggerek terhambat dan dapat dikendalikan dengan baik. Di samping itu, mampu menghambat peneluran serangga hama (antioviposisi).

Dosis aplikasi Biotris adalah 5 ml/liter (setara dengan 1 tutup botol kemasan) dimana satu tanaman membutuhkan sekitar 250 ml larutan semprot sehingga untuk populasi 1.600 pohon hanya membutuhkan 2 liter Biotris satu kali semprot. Cara aplikasi untuk pengendalian PBK, yaitu dengan menyemprotkan larutan ke seluruh permukaan buah dan cabang-cabang horizontal. Untuk pengendalian hama penggerek batang dengan menggunakan kapas yang dicelup langsung ke larutan murni Biotris kemudian dipasak di lubang gerekan pada batang tanaman.

BIONEMA

BIONEMA merupakan pestisida nabati untuk mengendalikan nematoda pada tanaman kopi. Bionematisida cair berbahan aktif bakteri endofit tersebut mampu mengendalikan nematoda pada tanaman kopi yang disebabkan olehPratylenchus coffeae, Radhopolus similis, dan Meloidogyne sp. Selain itu, juga memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman kopi. Bakteri endofit berperan penting dalam menekan populasi nematoda, yaitu mampu melindungi akar tanaman kopi dari infeksi nematoda, dengan cara mengkolonisasi jaringan internal akar dan menghasilkan metabolit. Kandungan bakteri endofit dalam bionematisida tersebut mencapai 1013 cfu/ml.

Salah satu keunggulan Bionema, formula ini tidak membutuhkan tempat dan jumlah yang banyak sebab formula ini bila dipakai dapat diencerkan dengan air. Bionema apabila diaplikasikan akan masuk kedalam jaringan tanaman sehingga aplikasinya tidak perlu diulang-ulang. Produk bionema telah diuji di pembibitan, rumah kaca, dan lapang terhadap nematode puru akar (Meloidogyne incognita) pada lada, nematode peluka akar (Pratylenchus branchyurus) pada nilam dan tanaman tomat. Produk ini tidak berbahaya terhadap lingkungan dan manusia.

Aplikasi bionematisida tersebut cukup mudah. Untuk ke tanaman dewasa di lapangan, sebanyak 100 ml cairan Bionema dilarutkan ke dalam 1 liter air. Larutan tersebut disemprotkan atau disiramkan ke tanah di sekitar perakaran tanaman. Bionema juga dapat diaplikasikan pada bibit, yaitu dengan cara merendamnya selama 12 jam.

 

BIOTRI-V

Biotri-V merupakan formula biofungisida berbahan spora Trichoderma viride untuk mengendalikan Phytophthora palmivora pada kakao. Dosis aplikasi pada buah kakao sekitar 10 gram/liter. Aplikasi di lapangan dengan cara disemprotkan pada seluruh permukaan buah, terutama buah yang masih pentil berukuran antara 5 - 10 cm. Biotri-V juga dapat diaplikasikan pada tanah dan dicampur dengan pupuk organik untuk mengendalikan patogen tular tanah dan sekaligus berfungsi sebagai pupuk hayati.